PSK Dipulangkan demi Pemilu?
tpgimages
ilustrasi PSK
/
Senin, 23 Maret 2009 | 19:52 WIB
SALATIGA, KOMPAS.com — Hak suara untuk memilih dalam Pemilihan Umum 9 April mendatang adalah milik semua warga negara, apa pun pekerjaan yang mereka jalani. Termasuk para pekerja seks komersial di Lokasi Pariwisata Sarirejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, yang lebih dikenal sebagai Lokalisasi Sembir.
Karena sebagian besar PSK atau wanita binaan ternyata masih tercatat sebagai penduduk kampungnya masing-masing, mereka umumnya akan pulang atau dipulangkan agar bisa menggunakan hak pilihnya.
"Memberi kesempatan wanita binaan untuk pulang ke kampung halaman masing-masing untuk ikut pemilu sudah jadi kesepakatan umum para pemilik tempat karaoke. Namun, hal ini tidak dipaksakan kepada setiap wanita binaan," kata Ketua RW 9 Sarirejo Sri Winarni, seusai Sosialisasi Pemilu di Sarirejo oleh KPU Salatiga, Senin (23/3).
Menurut dia, dari 240 wanita binaan di lokalisasi itu hanya 15 persen yang punya hak pilih di Salatiga. Sisanya, terdaftar di kampungnya masing-masing.
Senin, 23 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar